HomeInfo PasutriKewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian
Gambar Foto Ilustrasi Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian

Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian

Info Pasutri 0 0 likes share

Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian,BerhubunganIntim.com Ada pertemuan pasti ada perpisahan, hal itu pula berlaku pada anda yang sudah menikah. Pada beberapa pernikahan, tak jarang terjadi sesuatu hal tak diinginakn seperti perpisahan atau perceraian, namun cerai adalah hal terakhir yang harus dilakukan. Mengingat bahwa penyesalan pasti ada setelah anda melakukan perceraian.

Gambar Foto Apa saja Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca PerceraianCerai terjadi karena ketidakcocokan dua insan yang sudah pernah bersatu, baik itu sudah memiliki anak atau tidak. Dan ternyata melakukan proses perceraian ada beberapa proses lain sehingga harus dilakukan yaitu hak asuh anak. Hak ini pun ditentukan lewat pengadilan agama siapa yang paling berhak mengasuh anak tersebut.

Jika hak asuh anak jatuh pada sang istri maka si suami masih harus tetap memberikan biaya hidup karena itu adalah kewajiban mutlaknya. Untuk si istri sendiri, ada beberapa hal yang akan dijelaskan dibawah ini tentang Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian.

Beberapa Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian

Hak Istri dan Anak serta Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian

  1. Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian jika istri yang dicerai dalam kondisi hamil.

Sang suami wajib memberikan biaya hidup jika saat dicerai sang istri dalam kondisi hamil, baik itu biaya hidup sehari-hari susu dan kelengkapan lainnya. Namun jika sudah melahirkan maka kewajiban itu sudah tidak lagi ada.

  1. Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian jika si istri tidak hamil

Jika suami memberikan talak yang masih bisa dilakukan rujuk kembali, maka ketika masa pasca perceraian selesai suami tidak berkewajiban memberikan nafkah dan memberikan tempat tinggal. Namun jika si istri masih masuk pada masa Iddah, maka si suami masih wajib memberikan 10% gajinya pada mantan istrinya. (masa pasca perceraian pada islam disebut masa Iddah yang lamanya adalah tiga bulan)

  1. Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian terhadap si anak

Kewajiban suami ketika bercerai dan bila hak asuh anak ada pada si istri, si suami masih diwajibkan memberikan nafkah atau biaya hidup si anak, hingga ia mampu mencari uang sendiri. Jika si anak sudah mampu bekerja sendiri maka kewajiban memberi nafkah pun sudah hilang atau gugur.

  1. Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian jika istri tak mampu mengasuh anak.

jika hak asuhnya jatuh kepada si istri, namun si mantan istri ini terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tak sempat mengasuhnya maka suami bisa mengajukan banding dan meminta hak banding agar anak tersebut jatuh pada asuhannya. Begitu pula jika si istri ini tidak memiliki biaya atau kekurangan biaya dan kesulitan mengasuh anak, sehingga si suami pun berkewajiban mengambil hak asuh anak agar dapat dirawat dengan baik.

Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian merupakan sebuah keputusan bersama yang harus dilakukan. Namun dalam UU Agama juga sudah ada ketentuan mana dan tidak harus dilakukan oleh kedua belah pihak.

Nah, seiring dengan kasus perceraian itu, diharapkan tidak terjadi perebutan atau rebutan hak asuh yang bisa membuat mental sang anak menjadi tidak baik disamping dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan perilakunya ketika dewasa nanti. Sebaiknya pula, perceraian dapat dihindari dan mencari solusi lebih tepat untuk menyelesaikan sebuah masalah karena Allah SWT sungguh sangat membenci mereka yang melakukan perceraian.

Baca juga: Waspadai ciri ciri Suami Selingkuh

Semoga informasi terkait Kewajiban Suami Terhadap Istri dan Anak Pasca Perceraian dapat berguna bagi anda.

Update Pengetahuan Seksual Kamu
cukup dengan "Like!"

Follow on Twitter !