Kewajiban Suami Setelah Bercerai, BerhubunganIntim.com – Mendengar kata perceraian mungkin adalah hal yang harus anda hindari, karena melakukan perceraian ini lebih banyak ruginya dari pada untungnya. Dari segi kehidupan, anda akan tinggal sendiri jika sudah beberapa tahun terbiasa hidup bersama bahkan menjadi semuanya terasa aneh.

Untuk anda yang sudah memiliki anak, salah satu dari anda akan jauh dari si buah hati. Mana ada orang tua mau jauh-jauh dari buah hati mereka kan? Belum lagi keruwetan harus dijalani selama proses perceraian ke pengadilan agama lah, ngurus harta gono gini lah, menguras biaya dan waktu berharga.

Pada dasarnya, seorang wanita tidaklah memiliki kewajiban setelah bercerai, berbeda dengan pria atau suami dimana kewajibanya ini cukup banyak dan beragam. Walaupun berpisah dengan sang anak, jika anda kalah hak asuh maka diharuskan tetap membiayai biaya hidup si anak tersebut. Mau tahu apa saja Kewajiban Suami Setelah Bercerai, simak berikut ini :

Kewajiban Suami Setelah Bercerai Berdasar Undang-Undang

Beberapa Kewajiban Suami Setelah Bercerai

gAMBAR fOTO Kewajiban SUAMI Setelah Bercerai atas Kemauan Suami

1. Memberikan nafkah

Jika dalam kasus cerai yang mengajukan gugatan adalah dari pihak suami, maka suami masih wajib memberikan nafkah kepada sang istri selama masa iddah (3 bulan setelah perceraian). Ketentuan ini pun sudah diatur dalam UU. Pada seorang suami yagn seorang PNS juga wajib memberikan 1/3 nya kepada sang istri. Namun bila pada kasus sang istri yang mengajukan gugatan, maka sang suami tidak wajib memberikan nafkah selama masa iddah.

2. Memberikan biaya pemeliharaan anak
Jika pada saat bercerai anda memiliki seorang anak, masing-masing baik suami ataupun istri wajib memelihara anak ini. Bilamana terjadi perselisihan dan harus ditentukan siapa yang akan diberikan hak asuh, maka pengadilan akan mengurusnya. Biasanya jika anak masih dibawah umur 7 tahun harus dipegang oleh si istri atau ibu. Pada kasus begini suami wajib memberikan biaya hidup untuk sang anak hingga mandiri dan bisa bekerja sendiri.

3. Membagi harta
Nah Kewajiban Suami Setelah Bercerai satu ini nih yang biasanya bikin ruwet, karena pasti ada salah satu pihak merasa dirugikan dalam pembagian harta. Oleh karena itu, UU sudah disiapkan agar tidak terjadi ketimpangan. Harta bersama maksudnya disini adalah harta yang didapatkan ketika sudah menikah. Maka wajib hukumnya membagi rata harta tersebut kepada masing – masing pihak, sebagian untuk istri dan sebagian lagi diperuntukkan si suami.

4. Jika mantan istri hamil
Jika sang istri dicerai pada kondisi hamil, maka wajib bagi sang suami untuk tetap memberikan biaya hidup dan biaya persalinan untuk si bayi ketika lahir. Namun setelah masa persalinan berakhir, anda suami sudah tidak diwajibkan lagi memberikan biaya untuk sang mantan istri karena sudah melewati masa iddah.

5. Mengambil hak asuh
Kewajiban satu ini bukan berarti anda merebut hak asuh dari sang ibu. Namun jika melihat mantan istri tidak merawat si anak karena terlalu sibuk bekerja atau mungkin si istri tidak memiliki cukup biaya untuk merawat si anak maka anda sebagai ayah wajib menarik hak asuh agar pemeliharaan anak lebih terjamin.

Baca Juga: Kewajiban Suami kepada Anak Istri Setlah Cerai

Kewajiban Suami Setelah Bercerai diatas sebenarnya sudah diatur dalam UU Indonesia. Selain itu, dalam tuntunan beragama pula sudah ditetapkan apa saja kewajiban dari seorang suami ketika sudah berpisah dengan sang istri.

Setelah membaca poin-poinnya udah cukup jelaskan, bahwa memang perceraian itu banyak gak enaknya dari pada enaknya. Jadi semoga semua pembaca dijauhkan dari perceraian. Amiiiiiin.

Kategori yang Dipilih:

hak istri setelah perceraianShare yuk!
22Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here